Benjolan di leher Mak Iroh kini tak lagi kecil. Dari yang awalnya hanya sebesar kelereng, kini membesar tak beraturan hingga menjalar ke bagian kepala. Isinya nanah, terasa panas dan perih, bahkan sering membuat Mak Iroh pusing, sesak, hingga kehilangan keseimbangan. Kondisinya semakin hari semakin mengkhawatirkan, dan jika tidak segera dioperasi, infeksi yang dialaminya bisa mengancam nyawanya.

Di tengah rasa sakit yang terus menghantui, Mak Iroh tetap berjuang. Setiap hari ia berkeliling menjajakan bumbu dapur dari kampung ke kampung. Penghasilannya hanya sekitar Rp10.000–Rp15.000, itupun jika dagangan laku. Tak jarang ia harus pulang lebih cepat karena tak kuat menahan sakit. Bahkan beberapa kali ia terjatuh saat berjualan karena benjolan yang semakin berat dan mengganggu keseimbangannya. Ejekan dari anak-anak sekitar pun kerap ia terima, namun ia hanya bisa diam dan tetap melangkah.
“Emak udah nggak kuat… emak cuma ingin sembuh,” ucapnya lirih. Di usia yang tak lagi muda, Mak Iroh hanya ingin hidup tanpa rasa sakit dan bisa beraktivitas seperti biasa. Orang Baik, saat ini operasi menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan Mak Iroh. Mari kita bantu wujudkan kesembuhannya, agar ia tak lagi harus berjuang sendirian menahan sakit setiap hari.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |