Selama lebih dari 23 tahun, Mbah Gayeng (68 tahun) hidup dengan penyakit asam urat kronis yang membuat kakinya sulit berjalan dan harus bertumpu pada tongkat. Tangan kiri beliau juga mengalami kekakuan permanen yang sangat membatasi aktivitas. Meski tubuhnya tak lagi kuat, Mbah Gayeng memilih tetap berusaha dan tidak menyerah pada keadaan demi mempertahankan hidupnya.

Setiap sore hingga malam hari, sekitar pukul 17.00–22.00, Mbah Gayeng berjualan balon seharga Rp5.000 per buah. Penghasilannya sangat tidak menentu dan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan makan dan obat. Saat ini dia tinggal bersama anak dan cucunya di rumah kontrakan sederhana berlantai tanah dengan biaya sewa mencapai Rp9 juta per tahun, sementara kondisi ekonomi keluarga juga serba terbatas.

Melalui program ini, bantuan akan digunakan sebagai modal usaha kecil berupa penjualan mainan anak-anak agar Mbah Gayeng tetap bisa berjualan tanpa harus berjalan jauh. Dana juga dipilih untuk sembako, obat asam urat, dan kebutuhan harian. #TemanBaik, uluran tangan kita hari ini bisa membantu Mbah Gayeng menjalani usia senja dengan hidup yang lebih layak dan dibenarkan.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |