Setiap hari Niam menangis tanpa henti saat ingin memanggil “mama”. Sejak bayi, hidupnya berubah drastis setelah mengalami overdosis obat saat dirawat di rumah sakit. Ia divonis lumpuh otak dan mengalami gangguan perkembangan. Kini, kejang datang 20–30 kali sehari hingga membuatnya sulit bernapas. Tubuhnya sangat kurus, kaki kaku tak bisa digerakkan, perutnya membesar dan terasa sakit luar biasa setiap kali kambuh.

Saat lahir, Niam dalam kondisi sehat. Namun setelah masuk ICU, semuanya berubah. Di usianya sekarang, ia belum bisa duduk, berbicara, atau merespons seperti anak seusianya. Yang bisa ia lakukan hanyalah menangis saat lapar, haus, atau kesakitan. Setiap hari adalah perjuangan panjang melawan rasa sakit yang tak pernah ia pilih.

Ayah Niam bekerja membuat tempe rumahan dengan upah Rp50.000 per tiga hari. Untuk makan saja sulit, apalagi membiayai terapi, obat rutin, dan perawatan medis yang sangat dibutuhkan Niam. Yuk bersama bantu Niam mendapatkan pengobatan dan terapi agar kejangnya berkurang dan ia memiliki kesempatan hidup yang lebih baik. Setiap donasi adalah harapan baru bagi pejuang kecil ini.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |