Sudah satu tahun Pak Purwadi tak lagi mampu bekerja karena sakit peradangan hati dan usus yang membuat perutnya membesar dan tubuhnya semakin lemah. Ia hanya bisa terbaring menahan nyeri, sementara kewajiban sebagai ayah terus berjalan. Di rumah sederhana itu, hidup terasa semakin berat dari hari ke hari.

Ironinya, keterbatasan ekonomi membuat putrinya yang baru berusia 15 bulan justru harus minum teh sebagai pengganti susu, karena tidak ada biaya. Yang lebih menyayat hati, anak pertamanya yang berusia 13 tahun terpaksa berhenti sekolah karena tidak mampu membayar kebutuhan pendidikan. Satu keluarga diuji dalam kesulitan, tanpa daya untuk memenuhi kebutuhan paling dasar.
Mari kita bersama bantu ringankan perjuangan keluarga ini. Sedekah Anda hari ini bukan hanya meringankan biaya pengobatan dan kebutuhan pangan mereka, tetapi mengembalikan harapan masa depan seorang anak agar bisa sekolah kembali dan seorang balita mendapatkan asupan yang layak. Klik Donasi Sekarang dan jadilah penguat keluarga Pak Purwadi untuk bangkit kembali.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |