“Saya nggak tega melihat anak-anak tidur di ruangan bekas terbakar, hanya beralaskan tikar tipis dan bersarung sebagai selimut,” ujar pengurus Panti Asuhan Harapan Kita, Desa Huntu Utara, Gorontalo. Kebakaran hebat pada 18 November 2021 menghanguskan seluruh bangunan panti. Tak ada ruang yang tersisa, tak ada barang berharga yang bisa diselamatkan. Buku pelajaran, seragam sekolah, surat-surat penting, bahkan Al-Qur’an mereka ikut terbakar. Kini, 37 anak yatim itu hanya memiliki pakaian yang melekat di badan saat kejadian.

Di tengah puing dan sisa arang, ada seorang anak yang menangis melihat mushafnya hangus. “Ya Allah, aku cuma punya satu Al-Qur’an ini, kalau sudah rusak, apa aku masih bisa jadi hafidz?” ucapnya lirih. Mereka tak pernah merasakan pelukan orang tua, dan kini harus kehilangan satu-satunya tempat berlindung. Selama ini operasional panti bertahan dari donasi yang tak menentu. Namun pasca kebakaran, kebutuhan semakin mendesak sementara bantuan sangat terbatas.

Yuk hadirkan kembali tempat tinggal yang layak bagi 37 anak yatim ini. Bantu bangun kembali panti, sediakan perlengkapan sekolah, pakaian, dan Al-Qur’an baru agar semangat mereka tak ikut padam bersama api. Sedikit dari kita, berarti masa depan bagi mereka.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |