Di sudut Pasar Giwangan, tiga sosok perempuan tangguh masih bertahan di usia senjanya. Mereka adalah Bu Sadinah, Bu Suliyem, dan Bu Ngatirah. Mereka bekerja sebagai buruh gendong sejak puluhan tahun lalu, mengangkat beban berkali-kali hanya demi membawa pulang uang yang hanya cukup untuk membeli makan. Upah sebagai buruh gendong hanya sekitar tiga sampai lima ribu rupiah per angkut, jumlah yang tidak sebanding dengan sakit pinggang, lutut bengkak, hingga cedera yang mereka tahan tanpa pengobatan.

Di tengah kondisi tubuh yang semakin menua dan penghasilan yang tak menentu, para ibu ini sangat membutuhkan bantuan untuk meringankan beban hidup mereka, termasuk kebutuhan berobat dan kebutuhan harian yang kerap tak terpenuhi. Target donasi Rp10.000.000 diharapkan dapat menjadi penopang agar mereka bisa berobat dan tidak lagi menahan rasa sakit.

Mari hadir untuk ibu pejuang yang selama ini berjuang tanpa mengeluh sebagai tulang punggung keluarga. Setiap donasi adalah wujud kepedulian agar Bu Sadinah, Bu Suliyem, dan Bu Ngatirah dapat terus bertahan tanpa harus memilih antara bekerja dalam sakit atau tidak makan sama sekali. Yuk jangan tunda kebaikanmu hari ini.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |