Sejak usia 8 bulan, Adik Mizan harus berjuang melawan dua penyakit langka yaitu Leukodistrofi dan Epilepsi. Awalnya Mizan tumbuh sehat, namun kemudian demam dan rewel berkepanjangan membuatnya kehilangan kemampuan bergerak. Setelah pemeriksaan panjang, dokter menemukan bahwa Mizan mengalami kelainan genetik yang menyerang saraf pusat. Kini, ia hanya bisa duduk di kursi roda dan menjalani kontrol rutin ke dua rumah sakit berbeda, serta telah melalui tiga kali operasi besar untuk memperbaiki kondisi tulangnya.

Untuk bertahan, Mizan harus mengonsumsi obat Baclofen/Lioresal seharga Rp700.000 secara rutin, minum susu medis Pediasure, dan membutuhkan kursi roda baru yang sesuai posturnya. Sayangnya, BPJS tidak menanggung seluruh biaya dan bantuan difabel Rp300.000 per bulan dari pemerintah tidak menutup semua tagihan. Keluarga hidup hidup dalam kemiskinan, sang ayah bekerja serabutan, dan setiap kali kontrol ke rumah sakit di Solo, mereka harus meminjam kendaraan karena tak memiliki transportasi pribadi.

Kini, dibutuhkan dana sebesar Rp75.000.000 untuk biaya pengobatan, perawatan, dan kebutuhan harian Mizan. #KawanKebaikan mari bersama bantu Adik Mizan agar bisa terus berjuang dengan senyum kecilnya. Setiap rezeki yang disisihkan menjadi napas baru bagi Mizan untuk melanjutkan hidup dan tumbuh dengan harapan. Semoga kesembuhan terasa lebih dekat dengan kebaikan ini aamin.

Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |