Setiap hari, tubuh renta Mak Ayum (60) berjalan sejauh hampir 4 km tanpa alas kaki, menenteng ember penuh sayur dan berteriak lirih “Karangkung… barade kangkung…” sambil menawarkan hasil panen dari kebun kecilnya. Meski usianya tak lagi muda, Mak Ayum tetap berjuang demi menghidupi dirinya dan merawat sang kakak, Mak Ino (76), yang sudah lumpuh selama dua tahun. Di rumah, sebelum ke kebun, Mak Ayum harus memasak, memandikan, dan mengganti pakaian kakaknya yang tak lagi bisa mengurus diri sendiri. Sementara itu, Mak Ino hanya bisa bergerak dengan ngesot karena tak punya kursi roda, membuat lututnya bengkak dan tangannya luka-luka.

Penghasilan Mak Ayum dari berjualan sayur keliling hanya sekitar Rp30.000 per hari jika sayurannya habis. Namun, modal untuk benih dan pupuk saja bisa mencapai Rp70.000 per minggu. Saat ini, bantuan sangat dibutuhkan untuk meringankan beban Mak Ayum dan Mak Ino. Dana sebesar Rp20.000.000 dibutuhkan untuk membeli kursi roda yang layak untuk Mak Ino, menutupi kebutuhan harian seperti makanan dan obat, serta memberikan modal usaha jualan yang lebih stabil untuk Mak Ayum agar tidak terus merugi.
Mari kita ringankan beban dua lansia hebat ini yang tetap berjuang meski kondisi mereka serba terbatas. Dengan bantuanmu, Mak Ayum bisa tetap berjualan tanpa khawatir soal modal, dan Mak Ino tak perlu lagi mengesot menahan sakit. Semoga setiap kebaikan yang kamu kirimkan menjadi amal jariyah yang tak terputus, dan Allah balas dengan kesehatan, keberkahan rezeki, dan ketenangan hidup kita semua. Aamiin.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |