Muhammad Ali Akbar, atau yang akrab disapa Cek Mat, adalah lansia 68 tahun warga Langsa yang masih merayakan kemerdekaan RI di gubuk reotnya, menumpang di tanah milik warga. Tubuhnya ringkih, namun semangatnya menafkahi keluarga tetap tinggi. Bersama istri dan lima anaknya, tiga di antaranya masih belia, Cek Mat menjalani hidup seadanya. Rumah mereka hanyalah gubuk berdinding kayu bekas, berlangit sebagai atap di sebagian sisi, dengan sebuah dipan sebagai satu-satunya perabot yang digunakan seluruh keluarga untuk tidur.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Cek Mat bekerja serabutan dengan penghasilan rata-rata 20 ribu per hari. Ia menjadi muadzin, tukang parkir, kenek odong-odong, hingga membersihkan halaman dan selokan demi sesuap nasi untuk keluarga. Hidup mereka sederhana: nasi putih dengan garam sebagai lauk dan air putih sebagai kuah. Meski demikian, Cek Mat tetap bersyukur karena Allah memberinya kesehatan untuk terus bekerja dan menjaga keluarga. Ia juga berusaha menyekolahkan anak-anaknya, meski harus menunda karena keterbatasan baju seragam dan sepatu.

Kini Cek Mat tak bisa berjuang seorang diri. Donasi sebesar 20.000.000 akan digunakan untuk kebutuhan dasar keluarga, mulai dari makan, pendidikan anak, hingga perbaikan tempat tinggal sementara. Dengan uluran tangan kita, mimpi Cek Mat untuk memberikan kehidupan yang lebih layak bagi anak-anaknya bisa menjadi kenyataan. Yuk jangan tunda kebaikanmu hari ini dan jadilah harapan baru untuk keluarga kecil Cek Mat.

Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |