“Cilok satu Dik?” Pertanyaan sederhana itu dijawab Dafa dengan senyum kecil. Bocah 9 tahun dari sebuah desa kecil ini berjualan cilok dan cimol keliling untuk membantu ibunya yang lumpuh akibat stroke. Setiap hari, dari hasil jualan hanya lima belas ribu rupiah, Dafa menyiapkan beras, lauk, dan kebutuhan ibunya. Meski pendapatannya kecil, semangatnya luar biasa. Ia belajar bertahan dan menjadi penopang satu-satunya untuk ibunya yang tak bisa bergerak.

Sejak ayahnya wafat ketika Dafa masih berusia lima bulan, hidupnya dipenuhi tanggung jawab di usia yang masih sangat muda. Ia tetap bersekolah meski hanya memiliki satu buku lusuh yang penuh coretan. Semua pelajaran, dari Matematika, Bahasa Indonesia, hingga IPA, dicatat rapi dalam satu buku tersebut. Dafa percaya pendidikan adalah jalan untuk mengubah nasibnya dan ibunya, sehingga setiap langkah kecilnya menjadi perjuangan yang bermakna.

Dafa adalah bukti nyata bahwa usia bukan ukuran ketangguhan. Dalam diam dan kesederhanaannya, ia menunjukkan kasih sayang, ketulusan, dan semangat juang yang luar biasa. #KawanKebaikan, mari bantu Dafa agar ia bisa tetap sekolah, ibunya tetap tercukupi, dan kehidupan mereka terbantu. Setiap donasi yang disisihkan hari ini bisa menjadi jalan masa depan yang lebih layak bagi Dafa dan ibunya, sekaligus tabungan pahala yang tidak akan terputus, di dunia maupun akhirat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |