Derlita adalah bayi perempuan berusia 9 bulan asal Nusa Tenggara Timur yang kini berjuang melawan penyakit langka bernama Hemangioma Merritt Syndrome. Penyakit ini bermula dari bercak merah kecil di bawah ketiaknya sejak lahir, yang awalnya dianggap sebagai tanda lahir biasa. Namun seiring waktu, bercak tersebut berkembang menjadi tumor yang menyebar di lengan dan dada kanan Derlita, semakin membesar dan mengancam nyawanya.

Kondisi Derlita kian hari semakin memburuk. Kadar hemoglobin dan trombositnya terus menurun, sementara transfusi trombosit yang dilakukan belum menunjukkan hasil. Benjolan tumornya terasa panas, kencang, dan sangat menyakitkan, membuat Derlita hanya bisa menangis dan menjerit menahan rasa sakit di usia yang seharusnya dipenuhi tawa. Berat badannya terus menurun karena nafsu makan terganggu, sementara rasa nyeri tak kunjung reda.

Dokter menyatakan Derlita tidak dapat ditangani di rumah sakit tipe B di Kupang dan harus segera dirujuk ke RS Kanker Dharmais Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan dan penanganan intensif. Namun keterbatasan biaya menjadi ujian berat bagi keluarganya. Ayah Derlita hanyalah seorang petani, sementara sang ibu adalah ibu rumah tangga. Kini mereka bahkan kesulitan memenuhi kebutuhan susu dan gizi Derlita. #OrangBaik, uluran tangan kita hari ini sangat berarti agar Derlita bisa segera mendapatkan pengobatan yang layak dan kembali memiliki harapan untuk tumbuh dan hidup seperti bayi lainnya.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |