Hanifah tumbuh dengan keterbatasan yang membuatnya belum bisa berjalan dan hanya mampu merangkak untuk berpindah tempat. Di usia ketika seorang anak seharusnya mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya, Hanifah justru harus menerima kenyataan bahwa ayah dan ibunya pergi tanpa kabar hingga hari ini. Kini, seluruh kebutuhan Hanifah dirawat oleh sang nenek yang telah berusia 64 tahun. Mulai dari memandikan, mengganti pampers, memberi makan, hingga menemani Hanifah beraktivitas, semuanya dilakukan sang nenek dengan penuh kasih sayang meski hidup dalam keterbatasan.

Untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan cucunya, sang nenek berjualan roti keliling dari kampung ke kampung dengan keuntungan hanya sekitar Rp500 setiap roti. Tak jarang Hanifah harus ikut dibawa berjualan karena tidak ada orang lain yang bisa menjaganya di rumah. Di usia senja ketika seharusnya seorang nenek menikmati waktu bersama keluarga, ia justru harus berjalan dari rumah ke rumah demi memastikan cucunya tetap memiliki pampers dan makanan untuk hari ini. Meski lelah, sang nenek tetap bertahan karena hanya dirinya yang kini menjadi tempat Hanifah bergantung.
Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk hadir menemani perjuangan Hanifah dan neneknya. Donasi yang terkumpul akan membantu memenuhi kebutuhan harian Hanifah, pampers, nutrisi, pengobatan, sekaligus mendukung usaha sang nenek agar kebutuhan cucunya dapat terus terpenuhi. Mari jangan biarkan Hanifah dan neneknya menghadapi perjuangan ini sendirian. Ulurkan bantuan terbaikmu hari ini dan jadilah bagian dari harapan agar mereka bisa menjalani hidup dengan lebih layak.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |