Syafrizal, yang akrab disapa Wak Cik, adalah lansia sebatang kara berusia 61 tahun. Kehidupannya berubah drastis sejak 6 tahun lalu, ketika kecelakaan saat berdagang ikan keliling membuatnya harus menanggung biaya perawatan seorang anak dan terjerat utang, disertai musibah kehilangan sang istri beberapa tahun kemudian. Kini, Wak Cik hidup seorang diri di sebuah gubuk reyot di areal PJKA Kota Langsa, sehari-harinya berjalan keliling menjual makanan ringan dengan penglihatan yang mulai rabun, berjuang sekadar untuk bisa makan sehari sekali.

Meski terlilit kesulitan, Wak Cik tetap teguh menjalani hidup. Ia menghadapi panas, hujan, penipuan pembeli, bahkan dicurigai orang karena penampilan lusuhnya. Namun, dengan hati yang sabar, ia terus bersyukur dan menjalankan kewajibannya sebagai hamba, termasuk sholat lima waktu. Di tengah keterbatasan, Wak Cik juga gemar berbagi kepada anak-anak di lingkungan sekitarnya, menunjukkan bahwa kebaikan tak mengenal usia atau kondisi.

Kini Wak Cik tidak bisa berjuang sendiri dengan fisik yang terus melemah. Donasi sebesar 15.000.000 akan digunakan untuk membayar peninggalan hutang sang istri, kebutuhan sehari-hari, membantu perawatan mata, serta memperbaiki tempat tinggalnya agar ia bisa menjalani hidup dengan lebih layak. Bantu Wak Cik terus berdaya dan berjuang di usianya yang tidak lagi muda. Semoga kebaikan ini menjadi berkah dan mengalirkan manfaat untuk beliau. Aamin
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |