"Saya dan suami hanya ingin anak-anak kami tetap terawat dan bisa menjalani hidup dengan layak." ungkap ibunda nanang dan icha. Bagi orang tua Nanang dan Icha, merawat dua anak dengan disabilitas bukanlah perjuangan yang mudah. Mereka memiliki tiga orang anak. Anak pertama yaitu Nanang lahir dengan disabilitas. Anak kedua tumbuh tanpa disabilitas dan kini sudah bekerja. Sementara Icha yang merupakan anak ketiga juga mengalami disabilitas sejak kecil. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas kedua orang tua tetap berusaha memberikan perawatan terbaik untuk anak-anak mereka.
Ayah bekerja sebagai buruh wedding organizer dengan penghasilan sekitar Rp60.000 setiap kali mendapat panggilan kerja. Jika tidak ada pekerjaan maka tidak ada pemasukan. Ibu sehari-hari menjadi ibu rumah tangga dan sesekali menerima pekerjaan freelance di bidang teater. Keduanya harus bergantian menjaga Nanang dan Icha. Ketika ibu mendapat pekerjaan ayah harus berada di rumah untuk merawat anak-anak. Begitu juga sebaliknya. Kondisi ini membuat kesempatan mereka untuk bekerja menjadi semakin terbatas.
Kebutuhan sehari-hari kedua anak juga menjadi beban yang tidak sedikit. Nanang membutuhkan pampers setiap hari dengan kebutuhan sekitar 500 buah dalam satu bulan. Selain pampers masih ada berbagai kebutuhan dasar lain yang harus dipenuhi. Penghasilan yang tidak menentu membuat orang tua mereka harus benar-benar mengatur setiap pemasukan yang ada. Bantuan yang sebelumnya diterima keluarga juga kini sudah tidak lagi berjalan karena programnya telah selesai. Hal ini membuat keluarga kembali harus berjuang memenuhi kebutuhan anak-anaknya dengan kemampuan sendiri.
Di tengah perjuangan tersebut keluarga besar juga belum dapat menerima keberadaan Nanang dan Icha. Kondisi mereka yang membutuhkan perawatan khusus membuat keduanya kerap dianggap berbeda. Namun bagi kedua orang tuanya Nanang dan Icha tetaplah anak yang harus dirawat dan disayangi. Mereka tidak meminta kehidupan yang berlebihan. Mereka hanya ingin kedua anaknya mendapatkan kebutuhan dasar yang cukup dan dapat menjalani hari dengan nyaman bersama keluarga.
Yuk ikut #AmbilPeranDalamKebaikan dengan menyalurkan donasi terbaikmu melalui penggalangan dana ini. Setiap rupiah yang kamu berikan akan menjadi dukungan nyata bagi keluarga Nanang dan Icha untuk memenuhi kebutuhan dasar serta perawatan kedua anaknya. Bantuan ini juga dapat membantu orang tua mereka mendapatkan pendampingan yang tepat agar Nanang dan Icha dapat belajar lebih mandiri sesuai dengan kemampuan mereka. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |