Kebutuhan layanan kesehatan di Gaza masih sangat besar. WHO memperkirakan sekitar 2,9 juta orang di wilayah Palestina membutuhkan bantuan kesehatan kemanusiaan pada 2026. Di sisi lain, sistem kesehatan di Gaza masih menghadapi kerusakan fasilitas, keterbatasan akses, serta minimnya pasokan medis. Kondisi tersebut membuat banyak warga yang terluka maupun sakit harus mendapatkan perawatan di tengah fasilitas dan sumber daya kesehatan yang sangat terbatas.
Kebutuhan semakin mendesak bagi pasien yang memerlukan obat-obatan, perawatan luka, pemeriksaan kesehatan, hingga tindakan medis lanjutan. WHO mencatat lebih dari 18.500 pasien terluka dan penderita penyakit kronis membutuhkan layanan kesehatan yang tidak tersedia di Gaza dan masih menunggu evakuasi medis. Kekurangan obat serta perlengkapan medis juga masih menjadi tantangan dalam penanganan berbagai penyakit, termasuk diabetes dan penyakit jantung.
Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat Palestina. Bantuan dapat berupa obat-obatan, perlengkapan medis, kebutuhan perawatan pasien, serta layanan pengobatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.
Program ini diharapkan dapat membantu pasien memperoleh akses perawatan yang lebih layak sekaligus meringankan beban keluarga yang sedang mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan. Setiap bantuan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan kehidupan, membantu proses pemulihan, dan menghadirkan harapan bagi warga Palestina yang sedang berjuang menghadapi sakit dan luka.
Karena Kita Saudara.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |