Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pahala yang dilipatgandakan. Namun bagi para penyintas bencana yang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025, Ramadhan kali ini masih diselimuti duka. Sudah dua bulan berlalu, sebagian warga masih bertahan di tenda pengungsian dengan segala keterbatasan, termasuk kehilangan tempat yang layak untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Bencana banjir bandang, angin puting beliung, lumpur, dan kayu-kayu besar merusak pemukiman, fasilitas umum, hingga Masjid Salman Al-Farisi yang dahulu menjadi pusat ibadah warga dan tempat singgah para musafir. Kini masjid tersebut terendam lumpur setebal ±90 cm. Al-Qur’an, sajadah, pengeras suara, tempat wudhu, hingga sumber air bersih rusak total. Ramadhan yang biasanya dipenuhi lantunan adzan, tarawih, dan tadarus, kini hanya menyisakan sunyi dan kerinduan.

Di bulan penuh keberkahan ini, membangun masjid darurat menjadi kesempatan meraih amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, Yuk bersama hadirkan kembali tempat ibadah yang layak agar adzan, doa, dan cahaya Ramadhan kembali hidup di tengah masyarakat. Setiap bantuan yang dititipkan insyaAllah menjadi tabungan pahala yang tak terputus.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |