“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah). Di Desa Dusunan Barat, Kecamatan Tinombo, Sulawesi Tengah, lebih dari 50 kepala keluarga muslim hidup dalam keterisolasian tanpa listrik, air bersih, dan rumah ibadah yang layak. Untuk menunaikan sholat berjamaah, mereka harus berjalan sejauh 5 km melewati jalan terjal, gelap, dan menyebrangi sungai besar yang berbahaya, terutama saat malam hari.

Karena keterbatasan itu, warga berinisiatif membangun masjid sederhana seadanya, beralaskan terpal tanpa dinding kokoh. Untuk berwudhu, mereka masih mengandalkan aliran sungai yang sama digunakan untuk mandi dan minum. Tak jarang ada yang terpeleset bahkan hampir hanyut demi bisa bersujud kepada Allah. Meski penuh risiko, semangat mereka untuk beribadah dan belajar Islam tak pernah surut.

Kini, warga Dusunan berharap memiliki masjid yang layak dan aman agar tak lagi mempertaruhkan keselamatan demi satu rakaat. Yuk bersama wujudkan masjid pertama yang kokoh untuk mereka. Setiap donasi yang kita titipkan, in syaa Allah akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |