Bantu Rihaz Dan Santri Tunarungu Jamhariyah Lainnya Miliki Sekolah Kemandirian

Bantu Rihaz Dan Santri Tunarungu Jamhariyah Lainnya Miliki Sekolah Kemandirian

Meskipun memiliki keterbatasan, mereka tetap ingin mandiri dari hasil keringat sendiri. Rihaz dan teman-temannya belajar berwirausaha.
Kebutuhan Rp 100,000,000
358 hari
Info Penggalang Dana
Yayasan Jamhariyah
Yayasan Jamhariyah
Akun Terverifikasi
Tentang Program

“Saya Rihas, Santri di Pondok Pesantren Tunarungu Jamhariyah Sleman. Di  sini kami belajar mengaji dan berwirauaha. Meskipun kami memiliki keterbatasan tetapi kami juga tidak ingin selamanya berpangku tangan”. Kemandirian merupakan langkah efektif untuk mencapai tujuan hidup tanpa harus bergantung pada orang lain, termasuk salah satunya adalah upaya kemandirian yang dilakukan Pesantren Tunarungu Jamhariyah Sleman Yogyakarta. Selain menjadi lembaga dakwah agama untuk penyandang tunarungu, pesantren ini juga menjadi lembaga pendidikan yang membangun kemandirian ekonomi santri. Setiap santri yang belajar di pesantren ini, tidak dibebankan biaya tempat tinggal maupun biaya belajar. Pihak Pesantren menyadari, bahwa masih banyak kalangan tunarungu yang berasal dari keluarga kurang mampu dan harus mereka bantu. Di sana banyak santri tunarungu yang tidak mendapatkan kecukupan ekonomi dari keluarga. Hal inilah yang kemudian menumbuhkan inisiatif pesantren untuk membangun usaha kemandirian, demi bisa menopang kebutuhan santri sehari-hari. Sayangnya kegiatan itu baru bisa dilaksanakan setahun sekali, dikarenakan tidak tersedianya anggaran pendidikan untuk melakukan training, pembinaan hingga modal usaha.

Bantu Rihaz Dan Santri Tunarungu Jamhariyah Lainnya Miliki Sekolah Kemandirian - Bantubersama.com

“Tidak ada halangan bagi tunanetra, tunadaksa, orang sakit, dan kalian semua untuk makan bersama dari rumah kalian, rumah bapak kalian atau rumah ibu kalian”(Q.S An Nur : 61). Para ustadz dan ustadzah Pesantren Jamhariyah juga ikut menyumbangkan rezekinya untuk pengembangan pesantren. Namun hal itu belumlah cukup untuk menutupi semua kebutuhan santri. Lemahnya kondisi sosial ekonomi Pesantren, membuat  program yang dicita-citakan belum dapat berjalan maksimal. Padahal alat-alat yang tersedia untuk belajar bisa rusak jika terus-terusan dibiarkan. Biarpun demikian, mereka tetap kompak dan antusias ketika memproduksi olahan untuk mereka jual. Produk yang telah mereka produksi saat ini berupa pengolahan abon ikan, kerupuk ikan, dimsum ikan yang berasal dari hasil tambak di lingkungan sekitar pesantren . Tambak itu digarap oleh para santri sendiri. Terkadang, karena tidak adanya modal pengembangan usaha, santri tunarungu terpaksa produksi abon milik pihak lain.

Bantu Rihaz Dan Santri Tunarungu Jamhariyah Lainnya Miliki Sekolah Kemandirian - Bantubersama.com

Saudaraku, Mari bersama kita dukung upaya kemandirian mereka agar dapat mencukupi biaya hidup sehari-hari. Donasi yang #OrangBaik berikan insyaAllah dapat menjadi perantara terbukanya pintu doa-doa. Sebab Allah SWT menganjurkan kita untuk senantiasa menyayangi kaum-kaum yang lemah. Saat ini Pesantren membutuhkan biaya untuk membuka lagi sekolah wirausaha dan untuk modal usaha. Sebuah langkah baru yang bisa #OrangBaik mulai sebagai bentuk amal jariyah atas kepedulian terhadap sesama. #OrangBaik juga dapat membagikan tautan ini kepada rekan terdekat agar bisa iku membantu.

Cara Berdonasi di Bantubersama.com

Legalitas

Nama : Yayasan Bantu Beramal Bersama
Izin KEMENKUMHAM : AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024
Izin Kemenkeu (NPWP) : 19.875.390.7-542.000
Izin NIB : 2706240049522
Izin Domisili : 140/IV/2023
Izin Dinsos : 846/564
Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman program ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana dan tidak mewakili Bantubersama.com. Jika ada masalah/kecurigaan silahkan lapor kepada kami disini
Donatur
...
Jadikan Anda sebagai pelopor orang baik untuk program ini

Bagikan Program