Setiap kali Ashraf menangis, benjolan di pipinya terlihat makin menegang dan memerah. Tumor pembuluh darah (hemangioma) itu muncul sejak ia berusia 21 hari, awalnya hanya tanda merah kecil, kini membesar dan membuat pipinya bengkak tak wajar. Belum selesai rasa sakit itu, dokter menemukan benjolan kedua di kepalanya yang hingga kini masih menjadi misteri dan harus segera diperiksa lebih lanjut. Jika terlambat, tumor bisa pecah atau menjalar ke jaringan vital lainnya.

Di balik perjuangan Ashraf, ada Ayah yang bekerja sebagai buruh bangunan di Kuningan dengan upah Rp75.000 per hari. Penghasilan itu bahkan nyaris tak cukup untuk kebutuhan makan dan susu, apalagi biaya kontrol, biopsi, atau operasi yang mencapai puluhan juta rupiah. Jarak yang jauh dan biaya besar menjadi penghalang besar bagi kesembuhan putra kecilnya.

Yuk jadi bagian dari harapan Ashraf. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi ke rumah sakit, tindakan medis (biopsi/operasi), obat-obatan, nutrisi pemulihan, serta pemeriksaan lanjutan benjolan di kepala. Klik “Donasi Sekarang”, masukkan nominal terbaikmu, dan bantu selamatkan senyum Ashraf sebelum semuanya terlambat.

Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |