Kekeringan di Jawa Timur sudah berlangsung begitu lama hingga menjadi bagian dari keseharian banyak warga. Di Pacitan, terutama di Dusun Klisat, air bersih bukan lagi sesuatu yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Setiap hari, warga harus berjalan jauh, dua kilometer lebih, hanya untuk membawa pulang beberapa jeriken air dari desa tetangga. Di bawah panas yang menyengat, mereka melangkah perlahan sambil menggenggam harapan bahwa air yang dibawa cukup untuk hari itu.

Situasi ini terus berulang dari tahun ke tahun. Saat sumur mengering, mereka hanya bisa menunggu truk tangki air yang datang tak menentu. Untuk minum, memasak, hingga beribadah pun harus dihemat. Banyak keluarga yang terpaksa menakar setiap tetes air, memastikan tidak ada yang terbuang, karena mereka tahu besok mungkin harus berjalan lagi di tengah terik yang sama.

Di tengah kondisi ini, sedang diikhtiarkan bantuan air bersih sebesar Rp 10.000.000 agar warga tak perlu lagi menempuh perjalanan sejauh itu hanya untuk memenuhi kebutuhan paling dasar. Dukungan kita hari ini sangat berarti untuk menghadirkan harapan dan kehidupan baru bagi mereka yang sudah terlalu lama hidup dalam kekurangan air. Jangan tunda kebaikanmu hari ini.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |