Bayangkan setiap hari harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air bersih. Inilah kenyataan yang dihadapi banyak santri di pesantren pelosok Indonesia. Di tengah keterbatasan fasilitas, mereka tetap berjuang belajar dan menghafal Al-Qur’an, meski air untuk wudhu, mandi, dan kebutuhan harian sering berasal dari sumber yang tidak layak dan jauh dari lingkungan pesantren.

Air adalah kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup. Tanpa akses air bersih, kesehatan santri terancam, aktivitas belajar terganggu, dan ibadah tidak dapat dijalankan secara maksimal. Padahal, dengan ketersediaan air yang layak, santri dapat hidup lebih sehat, belajar dengan lebih fokus, serta menjalankan ibadah dengan tenang dan sempurna.

Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik sedekah adalah memberikan air minum.” (HR. Ahmad). Wakaf sumur bor adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir dari setiap tetes air yang digunakan untuk bersuci, belajar, dan beribadah. #OrangBaik, mari bersama Yayasan Desa Hijau menghadirkan sumur bor untuk pesantren-pesantren pelosok. Uluran tanganmu hari ini adalah sumber kehidupan dan pahala yang tak terputus bagi para santri.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |