“Setiap kali saya keluar rumah, orang-orang melihat saya dengan tatapan jijik. Malah ada yang bilang saya seperti monster yang menakutkan.” Kalimat itu datang dari Yakob, 31 tahun, yang sejak kecil hidup bersama tumor wajah yang terus membesar. Tumor yang pertama muncul saat ia berusia 5 tahun kini menutupi hampir seluruh wajahnya, memengaruhi tangan kiri dan membatasi geraknya. Sejak kecil ia kehilangan teman bermain karena anak-anak takut mendekat, hanya ibunya yang setia mendampingi dan merawatnya.

Meski terbatas secara fisik dan kerap sakit, Yakob tetap ingin membantu ibunya. Ia membersihkan kebun tetangga, memanjat pohon kelapa, dan menawarkan jasa sensor pohon dengan hasil yang dibagi dua. Uang yang ia dapat tak seberapa, tapi baginya itu cukup untuk meringankan beban ibunya. Ia ingin mandiri, bekerja halal, dan tetap bermanfaat meski dunia sering memandangnya dengan rasa takut dan jijik.

Yakob adalah bukti ketangguhan dan kasih sayang. Di tengah olok-olok dan penolakan dari sekitar, ia masih punya keponakan-keponakan yang menghibur hatinya. #OrangBaik, mari ulurkan tangan kebaikan untuk Yakob agar ia bisa mendapatkan pengobatan, modal usaha, dan kehidupan yang lebih layak bersama ibunya. Setiap donasi yang disisihkan hari ini menjadi jalan harapan bagi Yakob, sekaligus amal jariyah yang tidak akan terputus, di dunia maupun akhirat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |